Sebuah kendaraan sederhana yang dilengkapi kasur serta keperluan sehari-hari adalah “rumah” bagi Guo Jingxin dan istrinya, Zhao Changhua. Dengan “rumah” itu, kehidupan mereka sehari-hari tak ubahnya seperti perjalanan. Mereka berkelana keliling negeri Cina, sebagai upaya Jingxin membahagiakan istrinya yang lumpuh. Sampai kini sudah 40 kota di Cina dijelajahi.

People’s Daily

Jingxin begitu menghargai perjuangan sang istri untuk bertahan hidup ketika mengalami pendarahan otak 7 tahun yang lalu, kemudian menderita koma selama 13 bulan setelah operasi. Maka ia tak ingin menyia-nyiakan kebersamaan dengan istrinya sampai akhir hayat. Jingxin lalu menyulap sebuah motor roda tiga sebagai kendaraan bagi mereka menikmati hidup dengan melakukan petualangan besama.

People’s Daily

Kesetiaan cinta pria yang berprofesi petani itu, menarik perhatian banyak orang. Pemberitaan tentang mereka pun meluas. Kisah cinta pasangan usia senja ini membuat banyak orang memimpikan memiliki romantisme serupa layaknya Jingxin. Selama perjalanan, Jingxin tak segan merawat dan melayani sang istri. Bila banyak suami justru merasa direpotkan dengan kondisi istri yang tak sehat, tetapi Jingxin malah bersyukur masih diberi kesempatan hidup bersama sang istri apapun kondisinya.

People’s Daily