Demensia dikenal sebagai suatu kondisi dimana kemampuan otak seseorang mengalami penurungan. Termasuk daya ingat. Biasanya dialami oleh orang berusia lanjut, yang ditandai dengan perubahan perilaku dan emosional, serta sering lupa terhadap sesuatu. Merangsang kinerja otak untuk tetap berpikir mampu menurunkan gejalanya. Maka demi membantu para penderita demensia untuk tetap produktif, sebuah restoran di distrik Toyosu, Tokyo, Jepang, justru mempekerjakan para orang tua yang mengalami demensia sebagai pramusaji.

Gambar terkait
dailymail.co.uk

Alih-alih merugi karena konsumen tidak puas atas layanan restoran, justru restoran bernama The Restaurant of Order Mistakes ini dipenuhi pengunjung. Mizuho Kudo, seorang blogger, malah menuliskan bahwa restoran unik tersebut penuh sensasi. Sesuai namanya, makanan atau minuman yang dipesan di restoran itu sering kali salah saji. Seperti yang terjadi pada Mizuho, dimana ia memesan hamburger namun disajikan sepiring kue gyoza. Tak satupun tamu restoran yang protes atas kesalahan order, karena dari awal mereka menyadari hal itu akan terjadi. Jadi bisa dibilang The Restaurant of Order Mistakes adalah tempat makan yang penuh kejutan!

trueactivist.com

Selain memberi lapangan pekerjaan bagi para penderita demensia, restoran tersebut juga dimaksudkan untuk memberi kesadaran pada masyarakat akan demensia, termasuk menghormati, menerima dan membantu para penderitanya. Meski menu yang ditawarkan di restoran unik itu tak jauh berbeda dengan restoran lain, tetapi para pramusaji di sana justru membuat daya tarik luar biasa bagi pengunjung melalui daya ingat mereka yang terbatas.

Gambar terkait
metro.co.uk