Jalinan cinta yang kandas, atau ditolak seseorang yang dicintai bisa dialami oleh siapapu. Dan rasanya sama, yaitu pahit. Seperti yang dialami Isabella Giancarlo, seorang desainer di Brooklyn yang juga mengalami patah hati setelah diputuskan oleh kekasihnya. Isabella mengaku ia sampai tak nafsu makan, ia sangat bersedih. Tapi justru dari pengalaman tersebut, Isabella terinspirasi membangun bisnis “Eat Your Heart Out” yaitu kue-kue yang sengaja dibuat untuk mereka yang merasakan sakit hati.

Yang unik dari kue-kue tersebut adalah kata-kata motivasi yang dituliskan di permukaan kue. Bila biasanya orang membeli kue untuk suatu perayaan yang membahagiakan, justru Isabella ingin mereka yang merasakan pahitnya sakit hati dapat termotivasi untuk tidak terpuruk, serta merasakan rasa manis dari kue buatannya.

Kue ‘Eat Your Heart Out” yang pertama dibuat oleh Isabella untuk dirinya sendiri. Dan ia ingin membagi pengalamannya mengobati sakit hati serta mendapatkan nafsu makan kembali. Intinya kue buatan Isabella menjadi salah satu cara move on yang efektif.  Kalimat yang ia tuliskan di kue tersebut pun, ia tulis sendiri berdasarkan pengalamannya atau pengalaman orang-orang di sekitarnya yang pernah patah hati. 

Tapi siapapun boleh membeli kue Isabella tanpa perlu patah hati terlebih dahulu, karena kue tersebut juga bisa membuat semangat bagi mereka yang sedang mengalami hari buruknya.