Beberapa bulan lalu dibuka sebuah cafe unik di Jalan Untung Suropati, Manyaran, Semarang, dan tak lama kemudian berita-berita tentang cafe tersebut sangat menghebohkan. Bahkan media asing seperti Daily Mail, Channel News Asia, Gulf News, dan lainnya pun ikut mewartakan. Pasalnya cafe yang bernama Jamban Cafe itu benar-benar menggunakan closet jongkok yang biasa dipakai orang untuk buang hajat besar, sebagai wadah makanan. Sementara closet duduk, dipakai untuk para pengunjung duduk menikmati makanan.

Dari beberapa foto yang tersebar cepat secara viral di dunia maya sudah mendapat pro dan kontra. Ada pihak yang menganggap gagasan dosen Pascasarjana Jurusan Epidemiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Budi Laksono, itu sangat kreatif dan ingin mendatangi lokasi untuk mencoba sensasi makan di sana. Namun banyak pula yang menyatakan bahwa penggunaan closet sebagai wadah makanan sangatlah tidak etis dan tidak manusiawi.

Budi sendiri menyatakan closet jongkok yang ia gunakan jelas saja terjamin kebersihannya. Sementara menu makanan yang disajikan, seperti bakso, sop, es buah dan lainnya pun terjamin halal. Semua menu itu memang disajikan di dalam closet jongkok tersebut, dan pengunjung akan menyendoki ke dalam gelas atau mangkuk masing-masing.

Tampilan sekilas memang membuat orang merasa jijik karena malah terkesan seperti closet yang mampet, dimana air tergenang dalam closet. Padahal air tersebut adalah kuah baso dan bulatan daging baso. Bukan menggugah selera makan, namun sebaliknya. Tetapi kembali lagi, tergantung pandangan setiap orang yang melihatnya. Toh hingga kini cafe tersebut ramai dikunjungi, bahkan menghebohkan sampai di luar negeri.