Pasca operasi kanker otak, gadis berumur 11 tahun asal Ohio, Bethany Thompson memiliki bentuk wajah yang tidak simetris, sehingga terkesan membengkok. Kondisi tersebut tidak menjadi masalah saat ia masih kanak-kanak, tetapi ketika beranjak dewasa, Bethany mulai terganggu dengan ejekan teman-temannya. Tragis, Bethany memilih mengakhiri hidup dengan menembak kepalanya sendiri agar terbebas dari depresi yang ia rasakan atas semua cemoohan terhadapnya.

Hasil gambar untuk bethany thompson ohio
KTVU.com

Orangtua Benthany, Paul Thompson dan Wendy Feucht, mengisahkan putri mereka yang terdiagnosa mengidap kanker otak di usia 3 tahun. Ditemukan benjolan di kepalanya. Demi menyelamatkan anak kesayangan mereka, Paul dan Wendy mengusahakan segala yang terbaik bagi Bethany. Termasuk menghadapi risiko pengangkatan tumor yang berlangsung berjam-jam. Mereka menyatakan operasi tersebut mempertaruhkan nyawa Bethany, namun mereka tak henti menyemangati Bethany agar tabah dan terus berjuang. Operasi berhasil, Bethany lolos dari maut. Paul dan Wendy tak dapat menggambarkan betapa bahagianya mereka saat itu.

Hasil gambar untuk bethany thompson funeral
Huffington Post

Seperjalanan waktu, Bethany menginjak usia sekolah. Sayangnya ia tak mendapat perlakuan baik dari teman-teman sekolahnya, bahkan tak seorang pun yang mau berteman dengan Bethany-si wajah bengkok. Beberapa kali Bethany mengeluhkan keadaannya di Triad Middle School., tempat ia bersekolah, namun Wendy sama sekali tak menyangka bila Bethany akhirnya bertindak nekat. Rupanya ejekan yang selama ini diterima Bethany lebih kejam dari kanker yang ia derita. Bethany bahkan tak mampu berjuang mempertahankan hidup seperti saat ia dahulu berada di meja operasi. Bethany menyerah pada lingkungan yang menyakiti hatinya.

Hasil gambar untuk bethany thompson ohio
FOX6Now.com