Ada siswa yang tak biasa di Sekolah Menengah Shree Kala Bhairab, bila yang lain berusia belasan tahun, tapi Durga Kami berusia 68 tahun. Penampilannya berjenggot, mengenakan penutup kepala, dan ia berseragam seperti siswa lainnya. Bukan berarti Durga Kami selama ini tidak lulus sekolah menengah hingga berusia lanjut, alasan Durga berada di sekolah ternyata sangat mengharukan.

Di masa kecilnya, Durga sangat senang sekolah. Bahkan bercita-cita menjadi seorang guru. Tetapi tekanan hidup di masa ia menjelang remaja membuat Durga tak mampu lagi meneruskan pendidikan. Durga yang tinggal di pedesaan Nepal, hidup miskin sangat miskin hingga orang tuanya tak mampu membiayai. Durga kemudian menghabiskan hidupnya untuk bekerja, lalu menikah. Bertahun-tahun berkeluarga ternyata tak mampu menghapus keinginan Durga untuk melanjutkan pendidikannya yang terputus. Namun impian Durga baru terwujud di usianya yang ke-68 tahun.

Sejak istrinya meninggal dunia, Durga baru memulai kembali pendidikannya. Meski tampak berbeda dari siswa lain, Durga tetap percaya diri. Ia bahkan menjadi motivasi bagi teman-teman yang berusia setara dengan cucunya. Bila dahulu Durga bercita-cita menjadi seorang guru, kini Durga bercita-cita menjadi seorang terdidik sebelum ia wafat.