Seniman dari Prefektur Gunma, Jepang, bernama Yoneji Inamura membuat serangga mati menjadi bahan baku untuk patung-patung unik hasil karya seninya. Pada tahun 1970, ia menciptakan patung samurai Nitta Yoshisada yang
dibuat dari 5.000 serangga yang telah diawetkan. Patung yang baru
rampung pembuatannya, sepuluh bulan kemudian ditampilkan di rumahnya
untuk Hari Anak pada bulan Mei.

Karena menggunakan serangga yang ia ambil nyawanya untuk membuat patung
tersebut, Inamura lalu mendapat kritikan sehingga ia memutuskan untuk
membuat patung Kannon, dewa belas kasih, dan mengadakan peringatan untuk
serangga-serangga yang mati.

Patung Kanon berukuran 180 cm yang terbuat menggunakan lebih dari 20.000
serangga termasuk berbagai jenis kumbang, seperti kumbang permata dan
kumbang badak Jepang ini baru selesai pembuatannya sekitar lima tahun
pada tahun 1975 dan kini dipamerkan di balai kota tempat Inamura
tinggal. Sejak saat itu Inamura yang kini telah berusia 95 tahun tidak
pernah lagi membuat patung dari serangga.

sumber. modifikasi.com