Bila hari itu Julie Denton tidak berada di klinik Lassiter Animal Hospital, Georgia, mungkin tidak ada kisah anjing Cocker Spaniel bernama Bandit yang akan ‘ditidurkan’ atas permintaan pemiliknya. Menjelang ulang tahunnya yang ke-8, Bandit mendadak lumpuh. Bahkan ia tak mampu mengontrol saat buang air. Padahal sebelumnya Bandit baik-baik saja. Merasa tak punya harapan akan anjingnya, maka sang pemilik memilih untuk menidurkan Bandit. Tapi tidak dengan Denton, hingga malam itu juga Bandit pulang bersama Denton yang memiliki pengalaman 12 tahun di dunia anjing, dan sejak itu pula Bandit menjadi bagian dari keluarga Denton.

Bandit is no longer in a wheelchair, but he can still be found right next to his human buddy. (All photos courtesy Bandit's Facebook page)

Diduga ada masalah dengan tulang belakang Bandit sehingga menyebabkan kelumpuhan, namun pihak medis pun tak bisa menyatakan secara pasti. Kemungkinannya, Bandit menderita osteomyelitis, yakni infeksi bakteri di tulang belakang yang terjadi akibat infeksi telinga parah. Namun bisa juga Bandit menderita kanker. Denton mengantisipasi kemungkinan pertama, ia membersihkan telinga Bandit setiap hari demi menyembuhkan infeksi yang mungkin terjadi dan bakteri telah resisten di dalam telinganya. Denton juga menyiapkan roda bagi Bandit agar ia bisa tetap berjalan-jalan gembira. Bandit juga menjalani fisioterapi dan hidroterapi.

Bandit's physical issues didn't stop him from enjoying life with his new family. (All photos courtesy Bandit's Facebook page)

 

Sekitar 4 bulan kemudian, Bandit bisa menjejakkan kaki sendiri dan mampu mengontrol buang air. Ia bahkan sanggup berjalan kembali. Betapa gembiranya Denton! Namun kegembiraan itu tak berlangsung lama, Bandit didapati mengalami mimisan. Maka Denton pun membawa Bandit ke Universitas Auburn untuk menjalani tes oscopy, serta menemui seorang ahli onkologi yang menemukan tumor sel plasma di tulang belakang Bandit. Tetapi diagnosa itu tak membuat Denton sedih, ia mengikuti anjuran medis untuk kemoterapi. Bisa jadi Bandit harus menjalani terapi tersebut seumur hidupnya, Denton berjanji akan terus berada di sisinya.

Bandit wearing his special spinal brace. (All photos courtesy Bandit's Facebook page)

Denton says Bandit always finds a way to be next to her son. (All photos courtesy Bandit's Facebook page)

Perkembangan kesehatan Bandit terlihat setelah 34 kali menjalani kemoterapi, Bandit bisa berjalan hampir 2 km. Tak terasa umur Bandit telah bertambah 4 tahun saat ini, dan ia tak lagi rutin menjalani kemoterapi. Denton berharap kisah Bandit bisa menjadi inspirasi bagi keluarga lain untuk memberikan kesempatan kedua bagi anjing di kondisi kritis kesehatan mereka. Seekor Corgi yang dibawa ke klinik dengan kondisi seperti Bandit pun, akhirnya urung ‘ditidurkan’ oleh pemiliknya setelah mendengar kisah Bandit. 6 bulan kemudian, Denton melihat Corgi tersebut bisa berjalan kembali.

bandit1Capture

“You’ve just gotta give people hope that it is possible. “There’s always a chance” – Julie Denton