Seekor anjing beagle berusia 12 tahun bernama Wizard of Wags dibawa oleh pemiliknya ke klinik hewan dengan maksud meminta sang dokter untuk melakukan euthanasia. Padahal meski sudah berumur senior, Wiz-panggilan anjing itu dalam keadaan sehat-sehat saja. Lalu mengapa keluarganya sendiri meminta Wiz untuk di’tidur’kan selamanya?
Sering kali pemilik hewan yang merasa masih memiliki “hati”, tidak tega membuang hewan peliharaan yang sudah tak diinginkan lagi. Maka pilihan jatuh pada euthanasia, yang lebih dikenal dengan istilah suntik mati, untuk menyelesaikan masalah. Biasanya dokter akan melakukan dua kali suntikan saat melakukan proses tersebut, yakni menyuntikan obat bius agar hewan tak mengalami rasa sakit lalu menyuntikkan cairan pentobarbital atau sodium thiopental berdosis tinggi pada hewan dan sekitar 30 detik kemudian hewan pun meninggal dunia.
Namun dokter manapun tidak diperbolehkan melakukan hal tersebut bila tidak didasari alasan medis yang jelas, yakni terminal illness (penyakit parah dan mematikan), aggressive behaviour (keganasan perilaku), permanent damage (kerusakan organ atau fisik tak tertolong), yang ditujukan agar hewan tidak mengalami penderitaan lebih lama.
Seorang dokter bisa dituntut melakukan pembunuhan bila melakukan euthanasia tanpa pertimbangan medis yang cukup, dan bukan untuk sekedar memenuhi permintaan pemilik hewan yang sudah tak sanggup memelihara. Apalagi karena pemilik capek mengurusi bulu-bulu yang jatuh dari hewan peliharaan seperti alasan si pemilik anjing beagle, Wiz. Menggelikan bukan? Maka dokter pun menolak permintaan itu. Namun apa daya pemilik Wiz tak mau lagi memelihara… dan Wiz ditinggalkan di klinik…
Akhirnya klinik menghubungi penampungan anjing Secondhand Mutts, untuk mencarikan adopter bagi Wiz, karena memang tak ada alasan untuk merampas hak hidup Wiz dengan melakukan euthanasia. Menjadikan bulu rontok untuk melegalisasi kematian mahluk hidup, sungguh merupakan alasan paling konyol yang pernah didengar klinik tersebut dari seorang pemilik hewan yang mengaku menyayangi peliharaannya.