Meski dipelihara di dalam rumah, bukanlah jaminan anjing akan terbebas dari kutu. Apalagi anjing yang terbiasa bermain atau dipelihara di luar rumah. Sepertinya kutu sudah menjadi ‘pendatang’ tetap di tubuh anjing. Dibersihkan, muncul dan muncul lagi. Padahal beragam produk pembasmi kutu beredar di pasaran, tetapi produk apa yang sebenarnya paling ampuh membasmi kutu anjing? Hanya pemilik yang bisa mengetahuinya. Bukan dokter, apalagi produsen obat.

Hasil gambar untuk dog itchy
dailymail.co.uk
  • Perhatikan label produk dan jenis kutu pada anjing

Penting bagi pemilik anjing untuk memastikan kegunaan obat sebelum membeli. Setiap obat kutu pasti bertuliskan “Flea & Tick”, tetapi perlu dipastikan produk tersebut berguna untuk membasmi atau mencegah. Biasanya setiap produk memiliki spesialisasi masing-masing. Termasuk hanya kutu dan tungau, atau termasuk telur dan larva kutu. Pemilik harus menentukan kebutuhan akan produk sesuai dengan keadaan anjing agar produk efektif.

  • Pemilik lebih “jago” dari dokter

Kutu tidak hanya bersarang di tubuh anjing. Tetapi juga di lingkungan rumah dan sekitarnya. Jadi dokter hanya bisa memastikan jenis kutu dan pengobatannya, namun tidak dapat mengantisipasi faktor lingkungan dimana anjing tinggal. Maka sering terjadi kutu anjing hilang setelah perawatan dokter, namun beberapa waktu kemudian anjing kembali berkutu. Bukan obatnya gak manjur, tetapi hanya pemilik yang bisa mengerti keseharian anjing dan interaksi terhadap lingkungannya.

  • Kombinasi produk

Obat yang digunakan untuk membasmi kutu di tubuh anjing, berbeda dengan obat untuk membersihkan area anjing. Sehingga pemakaian obat pada anjing tidak otomatis akan membunuh kutu yang berada di sekitarnya. Gunakan obat khusus untuk membersihkan kandang, area bermain, dan rumah secara keseluruhan secara rutin, agar tak ada lagi kutu yang tinggal. Jangan ragu untuk membeli beberapa produk dimana penggunaannya disesuaikan, misalnya larva kutu ditemukan lebih banyak di tubuh anjing dibanding kutu, maka lebih baik menggunakan obat bertuliskan “Kills flea eggs and larvae” untuk mendapatkan hasil optimal.

  • Kecocokan produk

Seperti halnya obat pada manusia, obat untuk anjing pun berlaku cocok-cocokan. Bila disarankan teman atau membaca info tentang kesuksesan membasmi kutu dengan produk tertentu, pemilik sudah harus menyadari bahwa produk tersebut belum tentu cocok untuk anjingnya. Mungkin memang kebetulan cocok pada anjing lain, tetapi setiap anjing memiliki kondisi tubuh berbeda sehingga tidak selalu memberi respon serupa atas obat yang sama. Harus diperhatikan juga sejak awal bahwa ras, umur, kesehatan anjing sangat berpengaruh terhadap respon obat.

  • Mana yang lebih bagus, obat tetes, oral atau semprot?

Semua bagus! Semua produsen membuat obat berdasar pada rekomendasi dokter hewan. Produsen yang dimaksud di sini, tentu perusahaan yang memiliki ijin produksi obat hewan dan sudah lolos uji lho yaa.. Bukan produk yang dijual hanya mengandalkan testimoni-testimoni, dimana pembeli tidak bisa meminta pertanggungjawaban bila terjadi kasus. Nah, produsen membuat beragam bentuk obat seperti obat tetes, oral ataupun semprot karena memang cukup efektif bila tepat penggunaannya. Ada yang bilang obat oral paling bagus,yaah.. bisa jadi betul, tetapi gak 100% juga, karena bisa jadi kondisi anjing tak terlalu membutuhkannya. Efektivitas obat sangat tergantung keadaan.

  • Wilayah tempat tinggal dan sosialisasi

Banyaknya pemelihara anjing di wilayah tempat tinggal memberi potensi anjing untuk tertular kutu, meski anjing tak pernah keluar rumah. Apalagi jika anjing berjalan-jalan, atau diajak bersosialisasi dengan sesama anjing di tempat lain. Tak ada jaminan anjing aman dari ancaman kutu. Situasi tersebut sudah di luar kelola pemilik anjing, selain melakukan pencegahan penularan dengan obat pencegah kutu saat mengajaknya bermain atau memandikan dengan obat kutu sehabis berjalan-jalan.

  • Upaya pencegahan

Yang paling utama untuk ‘menyelamatkan’ anjing dari kutu adalah mencegah ‘kedatangan’ kutu. Maka kebersihan adalah hal utama yang harus dilakukan oleh setiap pemilik anjing. Membersihkan lingkungan rumah dan memandikan anjing secara rutin. Meski berpotensi tinggi terserang kutu, tidak disarankan selalu memandikan anjing dengan shampo kutu. Kebanyakan produk shampo pembasmi kutu terlampau keras, sehingga kulit anjing kering, bulu rontok dan gatal. Gunakan shampo pencegah kutu yang lebih lembut bagi anjing. Rajin-rajin juga menyisiri anjing, bila menemukan satu-dua kutu, bukan berarti harus memandikan anjing lagi. Biasa saja, jangan sampai anjing ikutan ‘parno’ hanya karena masalah kutu :XD

Hasil gambar untuk dog itchy
Vanillapup