Apple Jack, atau sering dipanggil AJ, ditemukan bersama 1 ekor anaknya, Tuttle, di jalanan. Sejak itu mereka berada di sebuah penampungan di Texas, namun kondisi keduanya membuat AJ harus rela berpisah sementara dengan Tuttle. Saat ditemukan, seluruh tubuh AJ dilingkupi jamur serta infeksi kulit menular. Keadaan Tuttle sedikit lebih baik dari sang induk, tetapi bila mereka disatukan maka risiko saling tertular akan besar.

 

 

Sejak dipisahkan dari anaknya, AJ tampak selalu murung dan tak mau keluar dari kandang. Ia bahkan tak mau didekati. AJ tak mengerti kalau kondisi kesehatannya bisa membahayakan Tuttle. Sesekali ia diajak melihat Tuttle yang semakin hari mengalami kemajuan dalam kesehatannya. Bulu Tuttle sudah tumbuh sebagai tanda kulit Tuttle telah semakin pulih. Ia juga sudah tidak cacingan lagi. Namun AJ sangat sedih karena ia tak diijinkan mencium dan menjilati Tuttle.

Perlahan AJ mulai memahami bahwa orang-orang di sekitarnya tak bermaksud jahat pada dirinya dan Tuttle, maka AJ pun membuka diri. Ia tak ketakutan lagi untuk keluar kandang, dan menyambut segala pengobatan dengan gembira. AJ terlihat ingin segera sembuh, semangatnya semakin tinggi setiap kali ia melihat Tuttle.

 

Dr. Karri dari Vet Ranch yang merawat kedua anjing pitbull menyatakan semangat AJ untuk melawan penyakit didorong oleh nalurinya sebagai seekor induk. Benar saja, beberapa minggu kemudian hari yang paling ditunggu AJ tiba, dimana ia bisa bertemu Tuttle. Bersentuhan dengannya, mencium, menjilati dan bermain bersama. Keduanya dinyatakan sembuh dari penyakit kulit dan cacing yang mereka dapat selama hidup di jalanan. Setelah masa pemulihan, AJ dan Tuttle bersiap meninggalkan penampungan menuju rumah baru dimana sebuah keluarga yang akan menyayangi mereka selamanya.