Keluarga Bingham menyewa sebuah pondok di dekat Utah untuk merayakan Thanksgiving. Saat mereka sedang bermain salju di luar rumah, salah seorang dari mereka menyandung sesuatu yang ternyata adalah seekor anak kucing yang telah membeku. Lalu mereka membawa ke dalam rumah dan mendekatkan si kucing ke perapian agar menghangatkan tubuhnya. Detakan jantung si kucing tak bisa dirasakan sama sekali, namun keluarga Bingham masih mengupayakan bantuan CPR padanya.

Resusitasi jantung paru-paru (CPR) biasa dilakukan pada keadaan napas atau detak jantung berhenti, disebut juga menyelamatkan kematian klinis untuk mencegah kematian biologis. Bisa dilakukan dengan memberi napas buatan, atau menghentak bagian dada guna memompa udara agar jantung kembali bekerja dan aliran darah kembali normal. CPR dapat dilakukan pula pada kucing bila mereka mengalami kematian klinis.
Keluarga Bingham melakukannya dengan cara menghentak lembut pada kucing putih yang mereka beri nama Lazarus itu, namun Lazarus tetap diam tak bergerak. Merasa usaha mereka gagal, dan si kucing tak dapat diselamatkan maka akhirnya mereka meninggalkan Lazarus dalam rumah berselimutkan kain. Mereka kembali menikmati salju di luar. Namun tak lama kemudian ketika mereka masuk ke dalam rumah, keajaiban terjadi. Lazarus hidup! Usaha mereka menghangatkan Lazarus serta memberinya pertolongan CPR mampu membuat Lazarus hidup dan ikut menikmati acara thanksgiving bersama keluarga barunya. Karena saat keluarga Bingham meninggalkan pondok untuk pulang ke rumah, Lazarus ikut serta sebagai anggota baru keluarga.