Phillip Jeong, personal dog trainer, di Surabaya menyatakan semua jenis anjing bisa dilatih. Dan membuat mereka patuh saja tidak cukup, mereka juga butuh belajar sopan santun secara bersamaan. 
Daya serap anjing mencapai 90% di ”masa emas”, yakni di usia 2-12 bulan. Namun saat bulan ke 5-6 sebaiknya anjing tidak dilatih sama sekali, karena mereka memasuki masa praremaja sehingga sulit diatur, bandel, dan cuek pada pemiliknya. Contohnya, anjing tidak peduli saat dipanggil atau diajak main. anjing juga cuek. Jika itu terjadi lebih baik ikutan cuek, karena anjing tidak akan menjadi arogan. 

Butuh waktu dan ketelatenan untuk melatih anjing, biasanya 3-6 bulan untuk latihan dasar. Namun itupun tergantung jenis dan usia anjing. Harus diketahui bahwa otak anjing masih primitif, sehingga yang mereka pikirkan hanya pemimpin-pengikut. Jangan biarkan mereka mengambil pimpinan hanya karena pemilik tak bisa melatih dan mengajarkan tata krama padanya. Tidak memiliki kesopanan contohnya anjing tidak mampu mengontrol gonggongan dan excitement-nya. 
Setiap ada orang datang, kebanyakan anjing pasti heboh. Jangan biarkan mereka seperti itu, jika dituruti mereka merasa sebagai alpha atau pemimpin. Kurangi kebiasaan memanjakan anjing, tunggu setidaknya 10-15 menit sebelum mengajaknya bermain.

Sopan santun juga membuat anjing mampu tidak beringas saat melihat makanan. Anjing harus dibiasakan menunggu, anjing yang terlatih baru akan makan saat pemiliknya mengizinkan. Dan mereka sangat bahagia sebagai pengikut seorang pemimpin yang bisa mereka hormati. Seperti manusia juga kan? 😉