Dokter memutuskan untuk melakukan euthanasia pada kucing yang ditemukan oleh Melissa di ruas jalan raya di Belize, negara kecil di pesisir timur Amerika Tengah yang berbatasan dengan Meksiko. Keadaan kucing itu memang sangat memprihatinkan, diperkirakan telah berhari-hari rahangnya hancur, kemungkinan ia tertabrak. Kondisi tersebut membuatnya tak bisa menarik lidah ke dalam mulut, sehingga terjulur keluar. Bahkan ia tak mampu menutup mulutnya. Belum lagi luka pada wajah dan beberapa bagian tubuh lain telah mengalami infeksi sampai bernanah. Sungguh ia tak memiliki harapan.

INSTAGRAM/SMEAGOL_PUSS

Melissa yang memiliki 5 kucing dan 5 anjing di rumah merasa prihatin pada kucing yang ia beri nama Smeagol itu. Nama yang diambil Melissa dari tokoh di film Lord of The Rings yang meraut muka mirip si kucing. Melissa meyakini Smeagol tak hanya ingin diberi kesempatan hidup, namun juga ingin dicintai. Maka Melissa mengambil keputusan sendiri, yakni mempertahankan Smeagol dan mengadopsinya.

INSTAGRAM/SMEAGOL_PUSS

Smeagol memang terlalu kecil untuk dioperasi, maka akhirnya dokter hanya memberikan obat-obatan dan perawatan terbaik yang bisa dilakukan untuknya. Selebihnya, Melissa akan membantu Smeagol berjuang mempertahankan hidup.

INSTAGRAM/SMEAGOL_PUSS

Sejak itu Smeagol tinggal di rumah Melissa. Ia tak henti mengonsumsi antibiotik untuk memulihkan kesehatannya kembali. Melissa menyuapi Smeagol dengan makanan basah yang ia tambahkan air agar Smeagol cukup menelan saja tanpa mengunyah. Tanpa disangka keesokan harinya Smeagol sudah bisa meminta makan pada Melissa, suatu harapan bahwa Smeagol mampu beradaptasi dengan keadaannya.

INSTAGRAM/SMEAGOL_PUSS

Beberapa minggu kemudian luka-luka Smeagol mengering dan sembuh, membuat Smeagol merasa lebih sehat untuk bermain dengan semua peliharaan Melissa yang menjadi teman barunya. Melissa pun mengajari Smeagol untuk makan sendiri, yang ternyata Smeagol mampu melakukannya. Sampai beberapa bulan kemudian Smeagol sanggup makan makanan kering! Tentu saja, Smeagol menggunakan rahangnya untuk mengunyah. Bagi Melissa hal tersebut merupakan keajaiban luar biasa.

INSTAGRAM/SMEAGOL_PUSS

Smeagol semakin menunjukkan kemajuan kesehatan, sampai Melissa mengajaknya untuk bertemu beberapa dokter hewan Amerika yang kebetulan berkunjung ke Belize. Setelah diperiksa dengan seksama, para dokter menyatakan bahwa Smeagol sembuh! Meski rahang Smeagol tak mungkin kembali normal seperti sediakala, tetapi ia dapat hidup normal seperti kucing lainnya.

INSTAGRAM/SMEAGOL_PUSS

Secara medis, kesembuhan Smeagol bukanlah keajaiban. Di usianya yang belia pertumbuhan tulang sangat membantu Smeagol memulihkan kembali fungsi rahang yang sebelumnya rusak. Perawatan yang dilakukan Melissa, termasuk melatihnya untuk menggunakan rahang, sangat membantu Smeagol untuk kembali pulih. Jadi keajaiban sebenarnya adalah pertemuan Smeagol dengan malaikat penyelamat yang sangat menyayanginya, Melissa.

INSTAGRAM/SMEAGOL_PUSS