Tidak seperti kucing yang hidup di luar rumah, para kucing rumahan jarang sekali menggunakan kuku mereka. Sehingga kuku berpotensi cepat panjang dan menjadi biang penyakit dari bakteri serta kuman yang menempel. Sementara kucing luaran dapat “memangkas” kukunya sendiri dengan memanjat, menggaruk, sering jalan dan berlari. Urusan kuku kucing rumahan, mutlak menjadi tanggung jawab pemilik.

Hasil gambar untuk cat doesn't like trim nails
Photo. aspca

Selain menjaga kucing dari penyakit yang bersumber dari kotoran kuku, perabotan rumah pun terhindar dari “pengrusakan” saat mereka mengasah kuku dengan cara menggaruk. Tindakan tersebut akan lebih intens dilakukan kucing ketika kuku mereka panjang, selain beusaha “memangkas” kuku sendiri, secara naluri kucing akan menajamkam kukunya sebagai senjata proteksi diri. Kuku yang pendek juga menghindarkan kucing cedera ketika melakukan self grooming atau membersihkan diri, serta menjaga kucing lain tidak terluka bila mereka bermain.

Hasil gambar untuk cat fight cat
youtube.com

Hal yang paling utama saat memotong kuku kucing adalah melakukannya dengan tenang dan rileks. Kucing sangat sensitif untuk merasakan ketegangan orang yang sedang menggendongnya, sehingga mereka sering kali ikut tegang dan panik. Ketika kucing tidak tenang, maka kegiatan menggunting kuku menjadi suatu hal yang tidak nyaman bagi mereka dan cenderung akan mereka hindari di kemudian hari.

Gambar terkait
omlet.co.uk

Jangan pernah memaksa kucing untuk gunting kuku. Bujuk dan lakukan dengan biasa-biasa saja, seolah bukan hal yang penting. Lakukan sambil mengobrol dengan orang lain di rumah, atau berbicara pada kucing seperti biasa. Bersenandung pun boleh. Sesekali beri belaian padanya. Pokoknya jangan sampai si kucing menganggap menggunting kuku adalah kegiatan yang harus diwaspadai. Biarkan kucing dengan posisi nyamannya. Bisa dipangku, ditidurkan, atau ia sedang duduk sekalipun. Juga tidak harus menggunakan gunting kuku khusus kucing, pakai gunting kuku yang biasa dipakai manusia pun tak masalah.

Lalu bagaimana jika kucing tidak senang digunting kukunya? Baru melihat guntingnya saja dia sudah berontak. Bahkan bisa jadi dia malah menggigit akibat panik duluan. Ada dua cara yang bisa dilakukan, namun tetap sang pemilik atau orang yang akan menggunting kukunya harus dalam keadaan tenang dan santai.

Cara pertama, lakukan berdua. Seorang memegang kucing, dan satu orang lagi menggunting kuku. Genggam bagian belakang leher kucing seperti induk kucing menggigit atau menggondol anaknya. Genggaman tersebut akan mengingatkan kucing pada induknya dan mengasosiasikan hal itu sebagai sesuatu yang tidak membahayakan. Mungkin kucing akan menggeram, tapi tak perlu terlampau menenangkan kucing. Tetaplah bersikap biasa saja. Intonasi suara dan perubahan emosi akan dideteksi kucing dengan cepat dan memicu respon yang tidak diharapkan.

Cara kedua, siapkan handuk dan kain. Ajak si kucing seperti bermain agar dia terbungkus handuk, setelah itu gendong dan tutupi pandangan kucing dengan kain, agar si kucing tidak panik melihat gunting kuku atau saat kukunya terpotong. Lalu pangku kucing dan mulailah memotong kuku. Meski terbungkus handuk dan tak bisa bergerak, kucing tetap bisa merasa nyaman karena berada dalam dekapan pemiliknya. Saat kucing marah dan memberontak hebat, sebaiknya hentikan menggunting sementara, untuk melakukannya kembali kemudian. Memaksa kucing hanya akan membuatnya semakin takut dan semakin menghindari bila di lain waktu akan memotong kukunya lagi.

Kedua cara tersebut bisa mengawali kembali kucing berkenalan dengan gunting kuku dan kegiatan memotong kuku. Bila telah terbiasa, kucing tidak akan lagi menolak untuk potong kuku 🙂