Lima ekor anak kucing baru berusia 48 jam saat tiba di The National Kitten Coalition, Gainesville, Virginia. Sebelumnya mereka berada di sebuah penampungan kecil di pedesaan, yang tak memiliki layanan cukup untuk menjadi “ibu” pengganti bagi mereka. Sayangnya salah satu bayi kucing tidak berhasil bertahan hidup. Sementara empat lainnya mulai tumbuh berkembang, termasuk seekor kucing terkecil diantara mereka yang dinamai Bijou.

Courtesy: National Kitten Coalition

Tidak seperti saudara-saudaranya yang terus tumbuh membesar, Bijou berkembang lebih lambat. Bahkan saat yang lain mendapatkan adopter selepas susu, Bijou tetap di penampungan seperti kucing berumur mingguan. Ia hanya memiliki berat 4 ons dan seolah berhenti tumbuh.

Courtesy: National Kitten Coalition

Sebuah keluarga mengajukan diri sebagai orang tua asuh Bijou, selagi tim dokter mencari tahu penyebab lambannya pertumbuhan kucing berbulu tortie itu. Setelah beberapa minggu tinggal bersama keluarga angkatnya, berat badan Bijou bertambah sedikit demi sedikit. Hingga satu tahun kemudian, Bijou hanya memiliki bobot 8.2 ons saja.

Courtesy: National Kitten Coalition

Uniknya, pihak medis tak menemukan kelainan dalam tubuh Bijou. Biasanya kucing seperti Bijou, yang disebut kucing mikro, mengalami kelainan pada hormon pertumbuhan. Atau ada pula kecenderungan mengidap dwarfism atau kekerdilan. Namun ternyata Bijou tak memiliki kelainan apapun, ia hanya terlambat tumbuh. Di antara kucing lain seusianya sudah terlihat remaja, Bijou masih tampak seperti kanak-kanak.

Courtesy: National Kitten Coalition

Sampai saat ini Bijou masih berada dalam asuhan orang tua angkatnya. Kondisi Bijou tetap dipantau oleh tim medis, diantaranya untuk mengetahui perkembangan organ Bijou, apakah mengikuti usianya atau ikut melambat seperti perkembangan tubuh. Bagi orang tua asuhnya, memiliki Bijou sama saja dengan memelihara anak kucing dalam waktu lama. Kelucuannya pun awet. Semoga saja keadaan Bijou tak memengaruhi kesehatannya ya 🙂