Ada banyak hal yang jadi latar belakang kucing menguap.. hooaaammph.. diantaranya sebagai pertanda empati pada mahluk sekitarnya, sesama atau manusia. Atau juga keinginan mereka akan sesuatu yang merangsang keinginannya untuk beraktifitas, misal, ingin bermain atau ingin punya mainan baru, atau diajak bermain. Dan masih terdapat beberapa alasan lainnya.

1. Kurang oksigen

Sama seperti manusia, apabila kekurangan asupan oksigen maka secara otomatis akan menguap sebagai respon tingkat kebutuhan akan oksigen. Dimana kucing akan menarik napas dalam-dalam untuk memicu pertukaran gas pernapasan dan merangsang aliran oksigen.

2. Bosan

Ada anggapan bahwa menguap adalah refleksi kebosanan, dimana kucing tak mendapatkan situasi yang mampu merangsang keinginannya bermain. Maka para pemilik sebaiknya memberikan suasana dan lingkungan yang ‘kaya’ pada kucing, misalnya dengan memelihara kucing lain sebagai teman. Atau membuatkan mainan yang disukainya.

3. Menenangkan diri

Dari sudut pandang evolusi, kucing tidak pernah menunjukkan kerentanan, sehingga menguap dapat diasumsikan sebagai cara menutupi rasa takut atau kebingungan, serta menunjukkan kondisi santai tanpa menghilangkan kewaspadaan.
cat yawn

4. Olahraga

Beberapa otot bekerja ketika kucing menguap, yakni otot rahang, leher, punggung, juga tulang belakang. Sehingga kucing memang harus menguap untuk melakukan peregangan dan melatih otot serta tulangnya.

5. Ngantuk..

Seperti halnya manusia, menguap adalah penanda datangnya kantuk. Gerakan otot saat menguap membakar kelebihan energi dan membantu menginduksi keadaan santai, sehingga timbul rasa kantuk dan ujungnya si kucing tidur… Zzzzz