Cuka apel (apple cider vinegar) merupakan cairan berwarna coklat yang terbuat dari fermentasi buah apel, dan sudah digunakan untuk pengobatan sejak tahun 400 SM, serta direkomendasikan oleh bapak kedokteran modern-Hipprocates. Sejak dipakai oleh manusia, diketahui juga bahwa cuka apel dapat digunakan untuk pengobatan hewan, terutama anjing dan kucing. 

Pakar nutrisi, Dr Alicia McWatters, Ph.D., C.N.C, menyampaikan bahwa banyak pakar holistik juga menyarankan pemakaian cuka apel pada anjing maupun kucing dengan dosis penggunaan yang sesuai. Cuka apel dapat menjaga keseimbangan asam/basa (PH) tubuh hewan, membantu masalah pencernaan juga organ inti lainnya, serta alergi (mata berair, hidung meler, batuk basah, kulit), juga parasit seperti kutu, kurap,  jamur, bakteri yang mengakibatkan gatal, kerontokan, bahkan infeksi. Selain penggunaannya secara oral, dapat juga secara langsung disemprotkan pada tubuh hewan setelah dicampur dengan air dalam komposisi yang tepat.
 Secara umum gambaran mengenai cuka apel dan pemakaiannya bagi hewan adalah sebagai berikut,
1. Mengandung vitamin, mineral, dan enzim penting untuk menjaga hewan tetap sehat.
2. Menetralkan asam atau menyeimbangkankan PH tubuh anjing dan kucing
3. Untuk mengobati atau menjaga kulit hewan dari kutu serta gatal-gatal akibat jamur dan lainnya, dapat digunakan setelah mandi dan bulu mengering. Semprotkan cuka apel dengan perbandingan, setengah sendok teh cuka apel dengan setengah liter air. Campurkan juga dalam air minum mereka, 1 sendok makan cuka apel dengan 4-5 cangkir air, sesuaikan pemakaian untuk hewan kecil dan kondisi penyakit, disertai konsultasi pada dokter
4. Cuka apel juga dapat meringankan rasa sakit akibat radang sendi, menghindari pembentukan batu ginjal khususnya pada kucing, mengobati sariawan, pilek, dan menjaga kinerja organ tubuh tetap baik
5. Menjaga lingkungan hewan dari lalat, hama, kutu, kuman, dengan cara menyemprotkan ke area bermain mereka dan tempat tidur.

Namun McWatters menyarankan akan lebih baik mencampur cuka apel dalam makanan, karena air minum sebaiknya bebas dari aditif, dengan pengecualian dari larutan elektrolit atau produk obat yang digunakan secara jangka pendek. Dan yang tak boleh dilupakan adalah asupan makanan hewan tetap harus dijaga, dengan tidak menggantungkan sepenuhnya dengan keajaiban cuka apel untuk kesehatan mereka. Cuka apel hanya akan membantu hewan peliharaan mencapai kesehatan optimal.