The American Animal Hospital Association menentang pemotongan telinga anjing atau yang dikenal dengan istilah kupir (cropping ear). Di negara-negara Eropa pun tindakan tersebut dianggap ilegal, karena dapat menyebabkan anjing mengalami trauma psikologis. Meskipun dilakukan melalui prosedur medis, dimana anjing akan dibius sehingga tak merasakan sakit.

scissors

Namun tak sedikit pula yang menyatakan kupir memberikan manfaat kebersihan telinga bagi anjing, juga nilai estetika telinga yang sering kali diinginkan para pemilik anjing. Contohnya, seekor anjing doberman akan tampak seperti anjing dachshund (tekel) bila telinga mereka dibiarkan alami. Bila telinga tegak, maka doberman akan tampak sangar. Demikian pula yang biasa dilakukan pemilik pada anjing american pitbull terrier, boxer, dogo argentino, dan lainnya.

Demi memperoleh telinga yang bagus bagi anjing peliharaan, pemilik tak segan mengirim anjing ke negara-negara yang memperbolehkan klinik melakukan prosedur kupir. Atau pemilik melakukannya secara ilegal di klinik-klinik tertentu. Namun yang dilakukan oleh Scotty Bruce Tyler dan ibunya, Myrtle McGee Daniels, sungguh keterlaluan. Mereka memotong telinga Brick, anjing pitbull peliharaan mereka, tanpa dibius dan dilakukan sendiri tanpa pengawasan dokter, tanpa menggunakan gunting operasi.

scissors

Keduanya kini didakwa dengan kekejaman terhadap hewan, dan ditangkap di Williamsburg County, Carolina. Sementara Brick dibawa ke penampungan untuk mendapatkan perawatan medis, berkenaan kemungkinan terjadi infeksi pada kedua telinganya.

scissors

 

Pelarangan kupir masih merupakan kontroversi hingga kini. Mengacu pada pemberian hak asasi hewan, maka tindakan tersebut dilarang. Namun beberapa pendapat lain menyatakan anjing tanpa dikupir berpotensi rentan akan masalah telinga, karena daun telinga tertutup mengakibatkan telinga cepat kotor dan basah. Juga kemungkinan cedera lebih besar jika anjing berkelahi.