Tidak semua anjing akan rewel saat lapar, bahkan ketika perut mereka benar-benar kosong. Maka jika pemilik mendapati anjing muntah berwarna kuning dengan sedikit busa, sebaiknya pemilik mengerti bahwa mereka terlambat memberi makan. Sehingga anjing benar-benar kelaparan.

Dalam kebanyakan kasus, busa kuning menunjukkan bahwa perut anjing relatif kosong dari makanan. Warna kuning berasal dari empedu, cairan pencernaan yang diproduksi di hati, disimpan dalam kantung empedu dan kemudian dilepaskan ke usus kecil tepat di bawah perut.

Hasil gambar untuk dog vomit ill
Pet Health Network

Seekor anjing bisa muntah busa kuning hanya karena perutnya kosong dan empedu bisa menyebabkan iritasi. Jika anjing sehat, dimana anjing makan dan buang air secara normal, maka kondisi tersebut dapat membantu untuk bertahan di antara jeda waktu makan. Sementara anjing dengan kondisi kesehatan menurun cenderung tak mampu bertahan. Namun jangan diartikan bahwa pemilik harus memberi banyak makan pada anjing demi menghindari anjing muntah, karena anjing tetap akan memproses makanan dalam durasi yang sama, tidak tergantung dari volume makanan yang dikonsumsi.

Selain perut anjing kosong, benda asing dalam perut anjing pun dapat menghasilkan muntah berwarna kuning berbusa. Secara otomatis perut anjing akan mengeluarkannya. Maka pemilik terkadang mendapati rumput, kulit kayu, plastik atau apapun yang “ditolak” oleh perut anjing. Bila mendapati situasi tersebut, hendaknya pemilik memerhatikan kondisi anjing dengan seksama. Apabila muntah berulang, maka sebaiknya membawa anjing dan sample muntah ke klinik hewan untuk diperiksa. Bisa saja anjing mengalami keracunan.

Hasil gambar untuk dog vomit ill
White Wolf Pack

Demikian pula bila muntah disertai dengan tanda-tanda anjing kehilangan nafsu makan, lesu dan diare. Termasuk semburat kuning pada kulit, mata anjing atau gusi, sebaiknya segera memeriksakan anjing ke dokter. Kemungkinan hal itu ternjadi hanya karena perubahan pola makan, stres atau efek samping dari obat. Tetapi juga bisa sesuatu yang lebih serius, seperti pankreatitis, penyakit hati, parasit, alergi dan banyak lagi.