Semua pemilik hewan pasti ingin melakukan yang terbaik bagi peliharaan mereka, tak terkecuali Teresa Crandall. Demi melindungi Onyx, kucing kesayangannya, dari kutu dan penyakit lain maka Teresa membelikan Onyx kalung anti kutu “Sergeant’s Dual Action Flea Collar” di sebuah apotek dekat rumahnya, Lexington, Georgia.

03-dead-cat
boredomtherapy.com

Dengan gembira Teresa memakaikan kalung tersebut di leher Onyx. Ia membayangkan keseharian Onyx akan lebih menyenangkan karena terlindung oleh kalung anti kutu itu. Namun sayang, saat Teresa menyadari ada sesuatu yang tak beres, itu sudah terlambat. Hanya beberapa hari sejak mengenakan kalung tersebut, Onyx jatuh sakit. Dia menderita kejang, kebutaan, dan lumpuh. Hingga akhirnya, Onyx meninggal dunia.

onyx-memorial
boredomtherapy.com

Teresa membagikan kisah sedihnya di sosial media, sekaligus meminta pertanggungjawaban pada produsen kalung tersebut. Sergeant’s. Namun pihak produsen hanya menyampaikan bela sungkawa, tanpa menyatakan produk keluaran mereka membahayakan hewan. Memang penyebab kematian Onyx masih misteri, pihak medis tidak dapat memerinci bahwa penyebab utama kematian adalah kalung anti kutu yang dikenakannya. Meski tak menyangkal bila kalung anti kutu bisa saja menjadi racun bagi kucing atau anjing yang mengenakan.

cat-flea-collar
boredomtherapy.com

Dalam kasus lain diketahui kalung anti kutu dapat menyebabkan reaksi alergi parah pada hewan. Gejala yang timbul meliputi kulit leher memerah, rambut rontok dan panas. Kebanyakan ahli perawatan hewan menyarankan pemilik agar berkonsultasi dengan dokter hewan apabila ingin mengenakan kalung tersebut pada hewan peliharaan. Di sisi lain, sebaiknya produk tersebut tak dijual bebas karena memiliki risiko tinggi.

Hasil gambar untuk Sergeant’s Dual Action Flea Collar.
Dear Pet Club