Karena kucing ataupun anjing tidak bisa mengatakan jika mereka sakit, atau bagian mana yang terasa sakit, maka dibutuhkan kepekaan pemilik untuk dapat mendeteksi kondisi hewan dan memutuskan untuk membawanya ke dokter. Termasuk memberikan informasi terperinci pada dokter agar pemeriksaan menghasilkan diagnosa yang tepat atas kondisi hewan.

Sheldon L. Gerstenfeld, seorang dokter hewan sekaligus penulis buku seputar kesehatan hewan, memberikan beberapa gejala yang terjadi pada kucing dan anjing yang perlu diwaspadai oleh pemilik agar tak ragu membawa peliharaan ke dokter.

1Makan banyak namun kehilangan berat badan

Pemiliik kadang merasa selama peliharaan masih memiliki nafsu makan yang baik, berarti tak perlu dikhawatirkan. Padahal kombinasi aneh dimana hewan makan banyak tetapi berat badan tak bertambah, malah turun, dapat menandakan diabetes. Pada kucing, gejala tersebut juga dapat merupakan tanda potensi hipertiroidisme.

2Muntah atau diare

Khususnya anjing, sering menempelkan hidung ke tanah atau sampah, sehingga sering membuat mereka muntah atau diare. Bila terlalu sering dan disertai dengan kelesuan atau kurang nafsu makan, memungkinkan tanda penyakit gastrointestinal (lambung dan usus) yang serius. Seperti, infeksi parasit atau penyumbatan di saluran kemih ataupun usus. Kepastian kondisi hewan, hanya dapat diperoleh bila diperiksakan ke dokter.

3Mendapati darah yang tak biasa

Bila terdapat darah saat muntah atau pup, baik darah berwarna merah terang atau menyerupai bubuk kopi , bisa menjadi tanda mereka mengalami ulkus lambung atau kondisi hemoragik (pendarahan) fatal. Bisa saja akibat racun yang tak sengaja tertelan kala bermain di luar, atau hal lainnya.

4Kencing berlebihan atau kurang dari biasanya

Gejala diabetes pada hewan mirip dengan manusia. Rasa haus meningkat dan sering buang air kecil. Mungkin awalnya pemilik merasa senang karena kucing atau anjing rajin minum, sehingga mereka terhindar dari dehidrasi. Tetapi akibat pemilik kurang peka, bisa jadi hal tersebut justru merupakan gejala diabetes, atau penyakit ginjal.

5Masalah pernapasan, batuk atau bersin

Gejala tersebut dapat disebabkan berbagai macam penyakit, sehingga sangat penting untuk membawa mereka ke dokter. Beberapa kemungkinan mencakup virus pernapasan, adalah batuk kennel atau pneumonia, iritasi dari off-gas formaldehida di karpet baru atau furnitur, penyumbatan lubang hidung yang disebabkan oleh sesuatu (bisa benda asing atau bahkan tumor)

6Benjolan di permukaan kulit

Sekitar 90% pada kucing dan 50% pada berpotensi mengalami pertumbuhan tumor ganas. Biasanya berawal dari benjolan kecil tak berbahaya, kemudian membesar dan menjadi masalah serius. Satu-satunya cara untuk memastikan benjolan tersebut bahaya atau tidak adalah dengan membawa mereka ke dokter. Semakin dini diketahui, maka semakin besar kemungkinan hewan akan tertolong.