Ditemukan di sebuah rumah kawasan Wakefield, Inggris, seekor induk kucing beserta ketiga anaknya dibawa ke penampungan Yorkshire Cat Rescue. Pengelola penampungan, Sam Davies, melihat ada yang tak normal di salah satu anak kucing yang diberi nama Peanut. Kepala Peanut sering kali memutar dan ‘jatuh’. Saat itu yang terpikirkan adalah kebiasaan Peanut sejak lahir, atau ada cedera otot leher yang membuatnya seperti itu. Maka Peanut diberi beberapa latihan untuk mampu menegakkan kepala, namun ternyata kepala Peanut terus-terusan ‘jatuh’. Maka mulailah pemeriksaan terhadap Peanut dilakukan secara lebih mendalam.

Sam Davies terkejut dengan kondisi Peanut yang ternyata mengalami gangguan neurologis yang disebut serebelum hipoplasia, dan diderita Peanut sejak ia lahir. Kondisi tersebut jarang terjadi, meski menurut Davies bukan pertama kalinya ia menemukan anak kucing seperti Peanut. Hal itu biasanya disebabkan kesulitan persalinan induk kucing, namun tak mungkin ditolong karena proses kelahiran kucing liar tidak dalam penanganan dokter. Meski tak menutup kemungkinan juga dapat terjadi pada kucing-kucing peliharaan yang tinggal di rumah.

Tingkat kerusakan neurologis bervariasi dan dapat memengaruhi gerak tubuh menjadi tidak normal seperti yang terjadi pada Peanut. Walau demikian kucing tak merasakan sakit, ia hanya tumbuh tidak normal dan tak memungkinkan untuk hidup liar, dengan kata lain mereka butuh pemelihara agar tetap memiliki kesempatan hidup dan memperoleh kualitas hidup yang baik.

Dalam kondisi tersebut, Peanut tetap makan dengan lahap, bahkan sering menjaga kedua saudaranya yang terlahir normal. Kini mereka semua berada dalam asuhan seorang wanita baik hati bernama Sue Greenwood. Meski Peanut berbeda dari kucing pada umumnya, namun Sue tak pernah membeda-bedakan kasih sayang. Bahkan ia menikmati pertumbuhan Peanut dari hari ke hari, dimana Peanut sanggup menahan kepalanya lebih lama agar tak ‘terjatuh’. Setiap kemajuan yang dilakukan oleh Peanut, merupakan kebahagiaan bagi Sue.