Di salah satu ruas jalan di India, seekor anjing dilaporkan memiliki “tembolok”. Sekedar istilah untuk menggambarkan gumpalan besar di bagian leher anjing yang kemudian diberi nama Mango ini. Benjolan tersebut sudah cukup besar, sehingga menyulitkan Mango berkegiatan normal, termasuk makan. Awalnya orang menduga Mango menderita tumor, namun setelah penyelamat hewan Animal Aid Unlimited India membawanya ke klinik, diketahui bahwa Mango mengidap abses.

YouTube/Animal Aid Unlimited

Abses adalah penimbunan nanah, biasanya terjadi akibat suatu infeksi bakteri. Dalam beberapa kasus, abses dapat sembuh dengan sendirinya ketika pecah dan nanah mulai mengering. Namun banyak pula didapati abses kian membesar sehingga membutuhkan penanganan khusus, bahkan operasi, sebelum mengancam jiwa penderita. Dimana tubuh mengalami peradangan hebat akibat bereaksi terhadap bakteria atau mikroorganisme dan menimbulkan syok septik, yakni kondisi gumpalan darah muncul dalam pembuluh darah dan mengurangi pasokan darah ke organ vital, terutama ke otak.

YouTube/Animal Aid Unlimited

Dalam kasus Mango, tidak ada jalan lain selain melalui tahapan drainase dan operasi, karena kondisi abses sudah cukup parah. Drainase adalah pembuatan sayatan kecil pada abses agar nanah keluar dan mengurangi rasa sakit, serta mencegah infeksi berkelanjutan. Sementara operasi dilakukan apabila nanah tak seluruhnya dapat keluar pada tahap drainase. Seperti yang dijalani oleh Mango.

YouTube/Animal Aid Unlimited

Bahkan setelah operasi pun, Mango masih dipastikan berkali-kali tidak ada lagi nanah yang tersisa dalam tubuhnya. Dalam 15 hari perawatan sejak ditemukan di jalanan, Mango dinyatakan benar-benar sembuh. Ia kini sehat dan siap memasuki hidup baru bersama keluarga yang mengadopsinya.

YouTube/Animal Aid Unlimited
YouTube/Animal Aid Unlimited