Pasti perasaan sedih dan khawatir menghinggapi para pemilik kucing ketika hewan peliharaan mereka hilang. Memang keinginan mereka bermain sulit dibatasi, sehingga mereka menyelinap pergi dari rumah untuk bermain. Namun sayangnya mereka sering tak ingat jalan pulang…

Jangan panik, tetaplah tenang saat mencarinya
Kucing rumahan umumnya tak akan pergi terlalu jauh dari lingkungan rumahnya. Maka tanyakan pada tetangga, atau orang-orang sekitarnya dengan membawa foto si pus. Dia tidak akan berada di tempat terbuka seperti kucing yang sudah biasa di luar rumah, maka cari di tempat-tempat yang sekiranya aman untuknya bersembunyi.

Panggil dengan suara pelan
Kucing memang tak akan merespon suara pemiliknya jika mereka mendengar, tetapi saat mereka mengenali akan muncul keberanian keluar dari persembunyiannya. Jangan memanggilnya dengan keras karena justru akan membuatnya takut. Bisa juga mencari dengan membawa kotak makanan yang digoyangkan, sehingga ia terpanggil karena teringat waktu makannya telah tiba.

Pertajam pendengaran
Kemungkinan kucing akan merespon pencarinya dengan mengeong perlahan atau dengan gerakan, sehingga konsentrasilah sebaik-baiknya saat mencari agar pergerakan semak pun bisa terdengar. Siapa tahu si kucing berada di sana?

Cari kembali saat malam hari
Bila setelah siang hari si kucing tak diketemukan, coba kembali mencarinya di malam hari. Bawalah senter karena bisa menangkap kilatan mata kucing. Malam hari biasanya kucing lebih berani keluar dari tempat persembunyiannya karena tak banyak orang yang berlalu lalang

Selidiki cara ia keluar rumah
Perhatikan semua akses di rumah yang mungkin menjadi jalan si kucing keluar rumah, selagi mencari atau sebelum si kucing kembali biarkan akses tersebut terbuka. Biasanya jika kucing pulang sendiri, maka ia akan melewati jalan dimana ia tadi keluar.  Bila tak banyak kucing liar di sekitaran rumah, taruh makanannya di depan rumah untuk ‘memanggil’nya

5 Hari paling penting
Biasanya selama 5 hari kucing rumahan yang berada di luar akan bersembunyi ketakutan, mereka berpindah tempat sembunyi dari satu tempat ke tempat lain namun masih di sekitaran tempat tinggalnya. Namun setelah 5 hari umumnya mereka sudah mengenal lingkungan dan berani keluar dari persembunyiannya, yang dikhawatirkan mereka berjalan menjauhi rumah. Maka 5 hari pertama sejak si kucing hilang menjadi momen penting untuk dapat menemukan mereka.

Tempat yang biasa digunakan kucing untuk sembunyi
Mereka akan berada di tempat sepi dan sempit agar bisa menyudut guna menghindari bahaya dari banyak arah. Mereka biasanya selalu terjaga karena tak merasa aman seperti di rumahnya. Bila ia berpindah maka akan mencari tempat yang hangat, juga tertutup. Mereka menyukai ketinggian karena dirasa lebih aman, konstruksi atap rumah menjadi salah satu tempat yang dituju. Mereka tidak akan berada di kumpulan kucing jalanan, karena belum terbiasa dan takut.

Pertimbangkan jika kucing mengalami kecelakaan
Periksa juga got, lubang, pipa, celah sempit, dan tempat-tempat yang memungkinkan digunakan kucing berlindung atau bermain, tetapi membahayakan.

Menyebarkan berita kehilangan
Yakinlah bahwa orang-orang di sekitar sangat mau membantu, maka sebarkan foto copy foto kucing serta ciri-cirinya pada tetangga. Tempelkan juga poster di jarak kurang lebih 5 radius dari rumah, bila perlu cantumkan juga imbalan bagi mereka yang menemukannya. Beritakan pula di komunitas sosial media yang tak jauh dari rumah.

Berdoa
Jangan sepelekan doa, karena ikatan kucing dan pemiliknya sangatlah kuat. Masih sangat mungkin ia menemukan jalan pulang dan tiba-tiba sudah ada di halaman rumah. Jangan juga terlalu sedih karena akan membangun energi negatif yang tidak menuntunnya pulang, yakini bahwa ia akan menemukan kehidupan yang baik, dimana pun ia berada.

  • GH Mawarni

    Biasanya udh panik duluan kl kucing ga ada di rumah pdhl kadang dia cuma smbunyi doang -_-