Bila diperhatikan, kucing akan pergi meninggalkan anjing yang merupakan musuhnya ketika dia tidak ingin memulai perkelahian. Sikap tersebut dilansir situs Metro bisa dicontoh oleh manusia agar tidak berkonfrontasi, dengan musuh sekalipun.

Selain itu, kucing akan pergi dan mencari tempat baru bila ia tidak mendapatkan makanan di tempat lamanya. Meski instingnya mencari makan tetapi mereka tak pernah menjadikan hal itu sebagai beban. Manusia yang memiliki akal dan pikiran tentunya lebih bisa berpikir bahwa selalu ada harapan bila dapat move on dari kegagalan atau ketiadaan. Bukan malah merenunginya terus menerus dan dirundung kesedihan.

Dibanding hewan lainnya, kucing selalu tampak tenang dan berusaha membuat dirinya nyaman dimanapun. Tidak cepat panik atau mudah mengeluh seperti manusia hehe. Demikian pula dengan sifat  kucing yang mandiri, mereka bisa membersihan badan sendiri, bahkan bermain pun sendiri untuk menikmati ‘me time’nya, bagaimana manusia? Seharusnya bisa lebih mandiri dari kucing dong 🙂