Hanya satu hal yang dibutuhkan anjing untuk mendapat kebahagiaan saat ia dipelihara, yakni rasa percaya pada pemelihara atau pemiliknya. Keadaan itu tentu akan membahagiakan juga si pemilik, karena anjing dapat hidup dalam etika, tidak akan mengganggu, apalagi merusak. Kepatuhan anjing semestinya dibangun dari rasa percaya mereka terhadap pemilik, bukan ketakutan. Sayangnya tanpa sadar pemilik malah membangun ketakutan pada anjing,dengan kata lain membuat anjing gagal percaya, atau kehilangan rasa percaya mereka.

Hasil gambar untuk dog shake hands
Dog Training – WordPress.com

Kekerasan

Kekerasan atau bersikap kasar pada anjing secara langsung ataupun tidak, akan membuat anjing hidup dalam ketakutan dan tekanan psikis. Tak jarang anjing sampai mengalami cedera fisik akibat penganiayaan pemiliknya sendiri. Meski hidup dalam trauma berkepanjangan, sifat setia anjing terkadang membuat mereka terus berusaha bertahan walaupun tidak ada lagi kepercayaan anjing pada pemiliknya. Ketakutan dan penderitaan tak jarang dirasakan anjing sampai akhir hayat mereka.

Diabaikan

Tidak selamanya anjing yang diabaikan pemilik akan berujung di jalanan. Bisa jadi mereka masih tinggal di dalam rumah, dengan rasa depresi yang tinggi atau penyakit. Kasus pengabaian anjing ditandai dengan tidak diberikannya hak anjing, seperti hak untuk mendapatkan makanan layak, pengobatan, bermain, dan lainnya. Apalagi hak mendapatkan kasih sayang. Keadaan tersebut membuat anjing tidak lagi percaya bahwa sang pemilik bisa menjadi pelindung yang baik. Tak sedikit anjing yang memberontak atas keadaan tersebut, tetapi sering kali mereka malah mendapat kekerasan dari pemiliknya.

Gambar terkait
independent.co.uk

Tidak konsisten

Siapa yang bisa percaya bila janji sering kali ingkar? Anjing pun tidak bisa terus menerus “makan” janji. Dimana mereka dimandikan, diajak jalan, latihan, main, atau diperhatikan hanya sewaktu-waktu saja. Dengan kata lain pemilik tidak konsisten dalam pemeliharaan, cenderung mengikuti suasana hati. Bila sedang mood, maka ia akan membuat anjingnya gembira.Tapi jika bad mood, maka keadaan menjadi sebaliknya. Sikap tidak konsisten selanjutkan akan mengarah pada sikap pengabaian anjing. Apa yang bisa diharapkan anjing dengan sikap pemilik seperti itu?

Tidak memegang prinsip dasar

Setiap hubungan selalu memiliki prinsip dasar yang tak tertulis. Seperti menghormati orangtua, tanpa harus disuruh semua orang yang lebih muda harus menghormati mereka yang lebih tua. Demikian pula saat manusia berhubungan dengan anjing. Setiap anjing akan selalu belajar beradaptasi dan memahami kehidupan manusia, namun tidak sebaliknya. Sebagian besar pemilik anjing tidak berusaha belajar dan memahami dunia anjing, sehingga hubungan tak terbina dengan harmonis. Akibatnya lambat laun anjing tidak lagi mampu memupuk rasa percaya pada pemiliknya sebagai pemimpin mereka.

Gambar terkait
Cesar’s Way