Dianggap sebagai mahluk manja dan senang ‘ngusel, ternyata kucing tidak pasrah begitu saja ketika sedang dibelai. Mereka kadang meminta untuk tidak dibelai, atau meminta agar berhenti membelai. Mereka memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan hal itu, semacam ‘kode’ dari gerakan tubuh. Sebaiknya para pemilik kucing cukup peka akan hal tersebut, agar dapat membina hubungan baik dengan para kucing 😉

1Gerakan ekor

Ketika kucing kesal sering menggunakan ekor mereka untuk menyampaikan ketidaksenangan, ekornya bergerak ke kanan dan kiri. Semakin kesal mereka, maka semakin cepat gerakannya. Bila sedang membelainya, segeralah berhenti sebelum si pus bertambah gusar.

2Gerakan telinga

Kucing kadang memutar telinga mereka ke samping atau belakang untuk menyatakan kebahagiaannya, terkadang mereka juga menurunkan telinga. Kalau kucing menunjukkan ‘kode’ seperti itu, boleh terus membelainya.

3Kulit berkedut

Isyarat halus lain yang tidak boleh diabaikan dan dapat dirasakan tangan saat mengelus kucing adalah kulit kucing berkedut, tampak seperti riak di permukaan bulunya. Pertanda kucing meminta untuk berhenti membelainya.

4Petunjuk verbal

Kucing sering menyuarakan ketidaksenangan mereka dengan mendesis, menggeram atau bersuara melengking. Mereka juga bisa tiba-tiba berhenti mendengkur saat dibelai, sebagai permintaan agar tak membelainya lagi.

5Posisi kepala

Setelah semua ‘kode’ yang disampaikan gagal dipahami, maka kucing akan memutar kepala dengan cepat ke arah tangan yang membelainya. Lalu mencakar atau menggigit. Bukan salah kucing juga sih… ia sudah menyampaikan keinginannya untuk tidak disentuh; tapi diabaikan :p