Momen terberat para pemelihara hewan adalah saat kucing atau anjing harus pergi untuk selamanya. Tak ada yang menginginkan, namun tak seorangpun bisa menolak peristiwa itu terjadi. Semua mahluk hidup memiliki masa, dan kesedihan berkepanjangan tak akan membuat keadaan menjadi lebih baik. 
Hargai diri sendiri, sudahi rasa bersalah 
Terkadang kecerobohan atau terlambat mengantisipasi keadaan membuat pemilik hewan menyalahkan diri sendiri, tanpa menyadari hal tersebut tak mengubah keadaan. Hargai diri sendiri sebagai pemilik yang sudah menyayangi dan memberikan terbaik baginya, bahkan ia tak pernah menyalahkan apapun. Jadikan pelajaran untuk menjadi lebih pintar dalam memelihara hewan di kemudian hari, justru akan membuat keadaan lebih baik. 
You’re not alone 
Peristiwa kehilangan dan perpisahan dialami pemilik hewan manapun, banyak orang mengalaminya. Dan membantu orang lain untuk melaluinya akan membantu diri sendiri untuk tegar. Bukan melupakan kucing atau anjing kesayangan yang telah tiada, namun mengenang mereka dalam kebaikan tidak akan membawa kesedihan, melainkan membawa rasa syukur karena telah diberi kesempatan memiliki waktu kebersamaan dan berbagi kebahagiaan.
Mengenang hewan peliharaan
Wallace Sife, PhD, seorang psikolog dan ketua asosiasi Pet Loss and Bereavement, menyatakan bahwa mengenang mereka yang telah tiada justru bisa membantu melewati fase kesedihan. Misalnya dengan menyimpan mainan atau menyumbangkannya ke penampungan, memberikan donasi, bahkan menuliskan memo untuk mereka di surga. Setiap orang memiliki cara berbeda, namun jangan berusaha melupakannya, karena saat teringat yang ada malah kesedihan kembali melanda. Biarkan semangat mereka tetap hidup untuk memberi bahagia. 
Peliharalah anjing dan kucing lainnya
Perpisahan adalah proses alami dalam hidup. Kejadian yang akan tiba dan tak terelakkan meski dalam usaha sebaik apapun. Maka sebaiknya janganlah ditakutkan, menganggap buruk atau menjadi hal yang menyakitkan. Cinta tidaklah egois, maka memelihara anjing atau kucing lainnya bukanlah berarti menggantikan mereka yang telah tiada, namun meluaskan makna cinta akan kehidupan. Keberadaan hewan baru justru akan memberi makna lebih bagi pemilik serta meningkatkan kualitas hidup.