Pernah terpikir maksud kucing menjatuhkan barang? Biasanya mereka menggunakan kaki depan mereka untuk melakukannya, dan tentu tanpa wajah bersalah. Padahal yang mereka jatuhkan, kadang membuat repot pemiliknya. Tapi justru disitulah letak keingintahuan kucing terjawab.

Menurut Dr. Kathryn Primm dari Applebrook Animal Hospital, Tennessee, kucing memang salah satu hewan dengan tingkat penasaran yang tinggi. Meski terkesan mereka sering bermalas-malasan, namun pikiran mereka sangat aktif. Pada saat kita meminta mereka untuk hidup di dunia manusia, sebenarnya kita membatasi kesempatan kucing untuk stimulasi keadaan seperti yang bisa mereka lakukan tanaman, serangga, hewan mangsa, atau sekedar menonton tangkai bunga.

FullSizeRender

Kucing bosan dengan gaya hidup manusia, dibandingkan dengan dunia mereka. Maka kucing mencari banyak hal demi melampiaskan rasa penasaran, seperti apa yang akan terjadi bila sebuah benda jatuh? Pecah? Patah? Berbunyi? Atau apa? Itu belum termasuk reaksi manusia yang ingin mereka lihat.

Dalam dunia manusia, kucing lebih banyak tinggal di dalam rumah sementara pemilik mereka bekerja, pergi sekolah dan beraktivitas lainnya. Kucing hidup tanpa memiliki hal yang dapat menarik perhatian mereka, seperti halnya kondisi alam yang dapat berubah setiap saat dan menstimulan munculnya rasa ingin tahu. Maka ketika pemilik datang, kucing menganggap manusia sebagai sumber stimulasi yang dapat mengubah keadaan.

cat

Apapun usaha yang dilakukan pada prinsipnya manusia tak akan mampu mengubah naluri kucing, hanya bisa mengarahkan agar mereka menuntaskan hal mendasar tersebut tidak secara destruktif. Diantaranya dengan memberi mainan-mainan baru sederhana, bahkan kardus dengan ukuran berbeda akan menyenangkan.

Cobalah untuk berekspresi tenang dan sama saat kucing menjatuhkan sesuatu, agar kucing merasa hal yang mereka lakukan tak mengasikan lagi karena tak mendapat respon monoton. Namun senakal apapun kucing, toh kita sebagai pemilik selalu bisa diajak berdamai dengan tingkah laku mereka lainnya yang manja dan menggemaskan.