Kehebohan terjadi ketika Jacqueline Arguello mengunggah foto-foto anjingnya. Dari dua ekor anjing berbulu putih, menghasilkan anak-anak anjing berbulu hitam! Tidak hanya satu, tapi semua anak! Jacqueline pun tak kalah herannya seperti netizen lain, bahkan ia tak percaya bahwa anjing-anjing mungil tersebut adalah keturunan Mocca, anjingnya yang berbulu putih. Akibatnya, banyak netizen mencurigai kesetiaan Mocca. Masa dari seekor jantan yang juga berbulu putih, Mocca bisa melahirkan anak yang berbulu hitam? Banyak komentar berkelakar menuntut tes DNA untuk membuktikan kesetiaan Mocca.

white-dogs-black-puppies-mocca-texas-1
twitter.com/jackiearg_

Jacqueline mengisahkan, saat Mocca melahirkan, ia cukup terkejut ketika bayi pertama terlahir berbulu hitam. Namun Jacqueline tak terpikir bahwa anak-anak berikutnya pun berbulu hitam, bahkan semuanya! Ia pun sempat mencurigai Mocca menyelinap keluar dan berhubungan dengan anjing lain berbulu hitam. Tapi kecurigaan Jacqueline sangatlah tak beralasan, karena ia sendiri yakin bahwa Mocca tak pernah keluar dari lingkungan rumah. Sang pejantan adalah satu-satunya “ayah” dari semua anak Mocca. Tentu soal tes DNA yang dilontarkan netizen hanyalah lelucon belaka, karena Jacqueline sama sekali tak bermasalah dengan warna bulu anak-anak Mocca. Mereka tetap anjing yang lucu.

white-dogs-black-puppies-mocca-texas-2
twitter.com/jackiearg_

Tak urung kasus Mocca jadi menimbulkan pertanyaan banyak orang, apakah mungkin dua ekor anjing berbulu putih memiliki keturunan yang seluruhnya hitam? Jawabnya adalah mungkin! Secara genetik hal tersebut bisa saja terjadi, karena setiap anjing putih memiliki gen hitam di tubuh mereka. Begitu pula sebaliknya. Saat pembuahan, justru gen hitam menjadi gen dominan yang diturunkan kepada anak-anak anjing. Sehingga mereka terlahir berbeda warna dengan orangtua. Bukan karena sang induk tak setia.

white-dogs-black-puppies-mocca-texas-3
twitter.com/jackiearg_