Berbeda dengan anjing yang hidup dalam kelompok, kucing cenderung dapat hidup sendiri. Namun bukan berarti mereka tak pernah merasakan kesendirian dan kesepian, apalagi kucing-kucing yang tinggal di rumah. Dimana lingkungan dalam rumah tak semenarik di alam bebas. Maka pemilik kucing sebaiknya mengenali tanda-tanda si kucing merasa kesepian agar bisa segera menyikapi dengan mengajak bermain atau memberinya mainan.

Lebih banyak tidur

Kucing memang mahluk malam hari, jadi sangatlah wajar jika mereka tidur saat siang hari. Namun perhatikan, apabila ia tidur lebih lama atau ia lebih sering, serta tak begitu tertarik saat diajak bermain, tandanya si kucing selama ini merasa kesepian dan mencoba menghindari perasaan tersebut dengan tidur… zzzz… kasihan ya..

cat-window-waiting

Bermasalah dengan litter box

Ketika kucing sering buang kotoran di luar tempat pupnya (litter box), kebanyakan pemilik sering menganggap si kucing mengalami masalah kesehatan, seperti terkena penyakit ginjal atau kandung kemih. Tapi di luar itu bisa saja hal itu terjadi karena masalah perilaku, yang berawal dari stress pada kucing akibat kesepian di rumah.

Perilaku destruktif

Kucing mengencingi perabotan, mencakar atau merusak barang merupakan salah satu tanda luapan emosi si kucing saat ia merasa kesepian dan tak tahu harus berbuat apa. Apalagi saat kucing ditinggalkan dalam waktu lama, sangat memungkinkan kucing melakukan tindakan destruktif sebagai pelampiasan rasa kesendiriannya.

Agresivitas

Kucing kesepian dapat berlaku agresif, bahkan berpotensi berbahaya. Ia akan tiba-tiba mencakar atau memukul, juga menggigit. Dikarenakan ia tak mampu mengelola kondisi psikisnya.

Cerewet

Pernah mendapati kucing lebih cerewet dari biasanya? Vokalisasi berlebihan bisa menjadi tanda kesepian bagi kucing. Biasanya justru mereka akan cerewet saat pemiliknya pulang setelah lama tak berada di rumah, juga pada saat malam hari si kucing akan terus ngomel-ngomel. Mereka ingin bermain, tetapi gak bisa ngomongnya….