Beberapa perilaku anjing yang selama ini dianggap memiliki makna kegembiraan bahkan ungkapan rasa sayang, ternyata memiliki makna lain yang harus diketahui pemilik. Biar gak salah sangka, dikira si doggie happy ternyata dia malah gak suka sama kita. Sedih kan jadinya..

Hasil gambar untuk wagging tails
lifewithdogsandcats.com

Menggoyangkan ekor

Anjing yang gembira memang menggoyangkan ekor, tetapi terkadang hal tersebut tidak dilakukan anjing karena dia gembira, melainkan justru mengusir kita! Apalagi hal itu dilakukan oleh anjing yang tidak dikenal. Jadi hati-hati.

Gerakan ekor bisa menyampaikan beragam emosi anjing, sehingga perlu diperhatikan seksama. Arah kibasan ekor cenderung ke kanan menunjukkan anjing memang sedang gembira dan ingin didekati, tetapi bila kecenderungan ke arah kiri maka berarti sebaliknya. Bila tidak yakin, lebih baik jaga jarak.

Hasil gambar untuk dog stares owner
petful.com

Kontak mata atau tatapan mata

Bagi manusia kontak mata atau saling menatap mata adalah suatu bentuk keintiman dan keramahan. Bagi anjing pun begitu, tapi tidak selalu. Terkadang anjing menerjemahkannya sebagai suatu ancaman. Ketika anjing menatap dan kita balas menatap, bisa jadi justru kita malah membuka zona “perang” dengannya. Anjing menatap seseorang bisa saja ia sedang mempertahankan teritorinya, atau tak mau didekati, apalagi disentuh. Tatapan mata adalah “pesan” pertama yang dikirim anjing agar seseorang menjauh. Perhatikan perbedaan gestur dan bola mata anjing saat ia menatap untuk meminta sesuatu atau bermanja.

Hasil gambar untuk dog yawning gif
giphy.com

Menguap

Benar, anjing menguap ketika mengantuk atau wujud dari empati pada seseorang. Tetapi tidak selamanya demikian. Anjing mengatasi ketakutan dan kecemasan pun dengan cara menguap untuk menurunkan suhu darah arteri, guna mendinginkan kepala agar ia bisa menenangkan diri. Anjing biasa melakukan hal tersebut justru terhadap pemiliknya saat ia merasa tertekan.

Hasil gambar untuk dog pulls on leash
vetstreet.com

Menarik tali saat jalan-jalan

Kebanyakan pemilik menganggap anjing terlampau gembira saat diajak jalan-jalan, sehingga mereka menarik leash. Padahal hal tersebut jelas menunjukkan bahwa anjing tidak mengerti kegunaan leash atau tali kekang. Mereka jadi benar-benar merasa “terkekang” kebebasannya. Tanpa latihan dan mengajari anjing akan fungsi leash, membuat anjing gelisah ketika terdapat tali atau rantai di leher atau badan mereka. Akibatnya anjing tidak akan fokus atas kendali sang pemilik, sebaliknya mereka akan menjadi pihak yang dominan. Kegembiraan sebenarnya saat jalan-jalan, apabila anjing dapat berjalan tenang bersama pemilik dengan kondisi tali teruntai, bukan menegang.

Hasil gambar untuk dog show teeth
Daily Express

Unjuk gigi

Belakangan banyak anjing yang dikatakan tersenyum atau tertawa karena memperlihatkan giginya. Padahal dibalik perilaku tersebut, anjing sedang “menyiapkan” senjata ampuhnya untuk menggigit! Seekor anjing bahagia umumnya menutup mulut atau terbuka sebagian, tanpa gigi yang terlihat. Jika mulut terbuka lebar, anjing biasanya sedang ingin sendiri atau terengah-engah. Bila anjing menarik sedikit bibirnya ke dalam mulut, sehingga giginya mulai terlihat, lebih baik menjauh dan abaikan. Dia sedang tidak dalam suasana hati ingin didekati.

Lalu bagaimana dengan para anjing lucu yang foto serta videonya menjadi populer karena mereka bisa “tersenyum” atau nyengir? Bedakan gestur anjing ketika mereka melakukan hal tersebut. Beberapa anjing mencontoh perilaku manusia sebagai bagian dari adaptasi mereka hidup bersama. Tapi tidak semua anjing, maka jangan disamaratakan ya. Daripada nanti anjing yang dipersalahkan.