Percaya kalau kucing adalah mahluk penyayang? Harusnya begitu. Tapi karena tak semua pemilik kucing sanggup membangun keintiman dengan kucing, sehingga menganggap kucing tidak pedulian dan tak memiliki perasaan kasih pada sang pemilik. Tanpa sadar bahwa sebuah hubungan, apapun jenisnya, harus dijalani dan dibangun dalam menciptakan keharmonisan.
1. Ajak ngomong si pus
Kucing mengeong untuk berkomunikasi dengan manusia, jawablah. Atau berceritalah sesuatu pada mereka agar mereka merasa dilibatkan dalam satu interaksi komunikasi. Kucing diam bukan tanda marah lho, jangan samakan diamnya mereka dengan sikap manusia.
2. Sentuh dan beri pelukan
Nyatakan kasih sayang secara fisik dengan cara menyentuh mereka atau memeluk, jangan memaksa bila mereka tak mau. Kedekatan secara fisik membangun ikatan kasih kucing pada pemiliknya, dan menguatkan rasa percaya.
3. Ajak bermain
Permainan membuat kucing berani berinteraksi dengan manusia, usahakan terlibat dalam permainan tersebut, tidak sekedar membelikan mereka bola lalu membiarkan mereka bermain sendiri. Luangkan waktu untuk bermain dan bercengkerama bersama.
4. Lakukan grooming
Menyisiri dan membersihkan tubuh mereka akan dianggap kucing sebagai perlakuan induknya pada mereka, sehingga mereka merasa nyaman dan terlindungi. Asal melakukan grooming dengan lembut yaa… tak ada induk yang menyakiti anak mereka, bukan?
5. Saling menghargai batasan masing-masing
Manusia memberi batasan, seperti aturan dan larangan pada kucing. Mereka pun demikian. Bila kucing tampak enggan bermain atau dipegang, hargai keinginannya. Melanggar batasan yang mereka berikan, sama dengan tidak menghormatinya. Dan hal itu membuat mereka tidak ‘jatuh cinta’ pada sang pemilik.