Beberapa kucing ikut tidur bersama pemiliknya, baik berbagi tempat tidur, maupun di tempat mereka sendiri. Mereka akan terlelap dan terbangun di saat pagi, sebagaimana siklus hidup manusia. Namun tiba-tiba, mereka rewel dan membangunkan pemiliknya. padahal belum pagi. Kenapa ya? Cindi Cox dari pusat adopsi MSPCA-Angell di Jamaica Plain, Massachusetts, menerangkan kemungkinan penyebab perilaku kucing tersebut.

1Sakit

Beberapa kondisi medis menghambat tidur mereka, bahkan penyakit ringan seperti sakit gigi dapat membuat kucing gelisah. Bisa juga penyakit lain seperti arthritis, hipertiroidisme, dan tekanan darah tinggi, yang dapat diketahui bila berkonsultasi dengan dokter. Tapi jangan buru-buru juga ke dokter, karena belum tentu mereka sakit. Perhatikan dengan seksama dan hari-hari berikutnya, bila memang kucing menunjukkan gejala tak sehat segeralah ke dokter.

2Bosan

Bila siang hari kucing menghabiskan waktu untuk tidur, maka di malam hari kemungkinan besar dia akan mencari “kegiatan”. Pemilik bisa membuat kucing aktif di siang hari, guna mengajak mereka tidur di malam hari. (baca juga. “Jangan dimarahi kalau kucing gak mau bobo, mereka punya alasan untuk terjaga dan aktif di malam hari”)

3Kebiasaan

Bila memelihara kucing dari kecil, biasanya pemilik akan lebih toleran bangun di tengah malam saat si kucing lapar atau minta susu. Pemilik juga akan mengelus dan memanjakannya. Nah, terkadang hal tersebut menjadi kebiasaan bagi kucing untuk dimanjakan padahal mereka sudah dewasa.

4Lapar

Tak berbeda jauh dengan kebiasaan. Membagi makanan menjelang tidur pada mereka akan membangun kebiasaan jika pemilik terlupa memberi, sehingga mereka akan membangunkan sang pemilik guna mengingatkan akan ‘jatah’ cemilan mereka sebelum tidur

5Cahaya

Kucing lebih memilih tidur dalam gelap dibanding keadaan terang. Maka apabila ia merasa terganggu dengan cahaya, apakah itu TV yang lupa dimatikan, kedipan sensor, atau apapun yang mereka rasa mengganggu maka mereka akan membangunkan pemiliknya untuk mematikan cahaya tersebut

6Reaksi atas tindakan pemilik

Bertindak keras, seperti membentak atau menyentil kucing, akan mengurangi rasa percaya kucing pada pemiliknya, maka mereka bereaksi atas tindakan tersebut dengan tidak memberi ketenangan pada pemiliknya. Bukan balas dendam, namun justru mengingatkan bahwa mereka butuh perhatian dan kelembutan.