Sering kali orang salah berpikir ketika melihat perilaku hewan, yakni berpikir dengan cara manusia. Padahal para hewan memiliki pola hidup yang berbeda dengan manusia, dan sebaiknya dipahami melalui ‘pikiran’ hewan itu sendiri.  Contohnya saat anjing saling mengendus bokong. Bila dipikir melalui pikiran manusia, tentu saja perilaku tersebut jadi tindakan jorok karena seolah mencium kotoran kan? Padahal tidak demikian.

Pada bokong anjing terdapat bahan kimia yang digunakan anjing untuk mengidentifikasi anjing yang diendusnya. Aroma tersebut digunakan anjing untuk saling mengenal satu sama lain. Hidung anjing memiliki sensitivitas 10.000 hingga 100.000 kali dibanding hidung manusia, dan jangan juga berpikir saat mereka mengendus akan membaui kotoran, karena anjing memiliki sistem penciuman kedua pada hidung mereka yang hipersensitif, disebut organ Jacobson. Organ tersebut bekerja untuk melakukan komunikasi kimia, sehingga ketika mencium hanya akan membaui karakteristik kimia bau dari anjing. Bukan bau yang lain. Mereka akan tahu anjing yang diendusnya bisa diajak kenalan atau tidak. Jadi ketika membawa anjing jalan-jalan, biarkan dia berkenalan dengan anjing lain melalui caranya sendiri. Masa disuruh salaman? :p