Jangan menyamakan kucing dengan manusia, karena sudah pasti berbeda. Bukan berarti kucing yang tak pernah menyunggingkan senyuman di bibir berarti kucing tak ramah, atau tak bahagia. Karena kucing memiliki beragam cara untuk menyampaikan senyuman yang juga mengartikan kebahagiaannya.

Mengeong
Dalam suasana hati yang baik, kadang kucing ingin banyak ‘bicara’ maka ia pun mengeong. Bila mereka mengeong untuk menyuarakan kegembiraan, biasanya ia akan menyeringai dan bersuara dengan nada tinggi. Namun jika bernada rendah, kadang-kadang menunjukkan ketidakpuasan atau jengkel.

Ekor
Bila ekor kucing menjulang ke atas dengan rileks, itulah tanda si kucing sedang tersenyum. Ada luapan kegembiraan di hatinya, dan ia merasa segala sesuatu cukup baginya, semua terasa baik-baik saja.

Mendengkur
Mendengkur adalah salah satu teknik komunikasi kucing yang paling umum. Saat mengelus kucing lalu ia mendengkur, pertanda si kucing tengah tersenyum bahagia. Ia santai, tenang dan nyaman.

Telinga
Cermati telinga kucing untuk mengetahui tanda-tanda dia tersenyum. Jika telinganya menghadap ke depan, dia merasa gembira. Mungkin juga perhatiannya terfokus pada sesuatu, tak selamanya kucing kesal pada burung-burung di luar jendela, kadang ia melemparkan senyum melalui telinganya.

Mata
Kucing juga banyak tersenyum dengan mata mereka. Jika mata kucing tampak sangat cerah dan berbinar, ia sedang menyampaikan rasa suka citanya. Terkadang kucing juga menyempitkan kelopak matanya sebagai ungkapan kepuasan hati.

Perut
Salah satu senyum paling luar biasa dari kucing adalah ketika ia “memberikan” perutnya, dan membiarkan untuk diusap. Hal tersebut juga merupakan ungkapan rasa percaya dan kasih sayang.