Banyak yang mengartikan jika jilatan anjing mengandung makna pernyataan sayang dari mereka ke pemiliknya. Memang tidak salah. Perilaku tersebut ditandai dengan jilatan induk anjing pada anak-anaknya, begitu pula sang anak pada ibu mereka. Dimana kasih sayang mereka terungkapkan dengan lidah yang merupakan indera istimewa bagi anjing.

Namun jilatan anjing juga mengandung arti,
1. Ajakan bermain, atau meminta perhatian dan ingin dimanjakan. Kurang lebih ia mengatakan “Hei, aku di sini! Ayo main!”, atau “Ayo guling-guling, gelitikin aku!”
2. Melakukan eksplorasi, biasanya jika sang pemilik beraroma beda dari biasanya. Apakah menggunakan baju baru, parfum baru, atau hal baru yang akan diidentifikasi anjing
3. Menggantikan fungsi gigi, mereka tahu gigi bisa menyakiti pemiliknya, padahal mereka bermain sesama anjing menggunakan gigi namun mereka bertoleransi dengan lidah mereka yang lebih aman

Ada juga jilatan ekstrem atau berlebihan dari anjing yang sebaiknya disikapi, karena hal tersebut menandakan anjing mengalami masalah perilaku obsesif-kompulsif. Sehingga perlu dilatih dan diberikan terapi agar tidak berkelanjutan, parahnya anjing sebenarnya juga tak nyaman dengan perilaku tersebut.

Para pemilik pun bisa mengajarkan agar anjing tidak menjilat mereka bila keberatan, karena seperti halnya manusia, anjing pun punya banyak cara dalam mengungkapkan keinginannya.