Anggapan banyak orang kucing adalah hewan pengidap aquaphobic atau takut pada air, padahal hal itu tidaklah benar. Kucing sama sekali tidak takut air, bahkan beberapa kucing dijumpai sering mencelupkan kaki ke dalam air atau meminum air mengalir langsung dari kran. Bahkan ada pula kucing yang memang terlahir jago berenang, seperti kucing jenis turki van. Lalu mengapa kebanyakan kucing takut dengan air, sehingga anggapan aquaphobic ditujukan terhadap mereka? Jawabannya sederhana, karena kucing tak “mengenal” air sejak kecil. Dengan kata lain, apabila kucing dikenalkan air sedari kanak-kanak, maka mereka akan terbiasa “berhubungan” dengan air seperti halnya anjing.

Hasil gambar untuk cat hates water
Mental Floss

Namun, kenapa kucing harus “dikenalkan” pada air? Sementara anjing, tanpa dikenalkan pun mereka mampu “bersahabat” dengan air. Beberapa penelitian dilakukan guna menjawab pertanyaan tersebut, diantaranya Washington University School of Medicine dan Texas A&M, juga Dr. John Bradshaw dari University of Bristol’s School of Veterinary Sciences, yang mengungkapkan bahwa berada di dalam air menurunkan kewaspadaan pada kucing. Padahal kucing adalah hewan dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi. Bulu yang basah membuat gerakan kucing tidak optimal, maka dalam evolusi kucing, dimana tingkat ancaman lingkungan terhadap kucing semakin tinggi, mereka pun mengurangi kegiatan berenang.

wet-cat-3
growld.com

Seperjalanan waktu, kucing mulai menjauhi air. Sampai akhirnya di masa sekarang, kucing dianggap sebagai hewan yang takut air. Kucing pun semakin melindungi bulunya agar tidak basah, mengingat bulu kucing memiliki banyak kelenjar bau yang menghasilkan feromon, dimana kucing menggunakannya untuk menandai wilayah dan berkomunikasi.

wet-cat-6
growld.com