Awalnya Michelle Proctor menyangka anjing berwarna krem di atap mobil tetangga adalah seekor kucing besar, sampai ia menghampiri dan mendapati seekor anjing shiba inu berusia sekitar 18 bulan dalam keadaan kelaparan. Tak terjelaskan mengapa anjing yang kemudian dipanggil Kinta itu bisa berada di atap mobil, saat itu Michelle hanya berpikir tentang keselamatan Kinta sehingga melarikannya ke dokter hewan.

Tak ditemukan microchip pada Kinta, tak ada juga laporan kehilangan, Kinta ternyata sebatang kara tanpa memiliki keluarga. Michelle yang tak memiliki rencana untuk memelihara anjing pun berubah pikiran, ia memutuskan untuk mengadopsi Kinta. Maka sejak itu, di tahun 2010, Kinta mulai menjadi anggota keluarga Michelle. 

Meski sudah 6 tahun Kinta tinggal bersama Michelle, tampaknya Kinta tak pernah berhenti berterima kasih pada penyelamatnya. Ia juga seperti mensyukuri kehidupannya yang bahagia, dan tak bisa ditutupinya hingga ia selalu saja tersenyum. Bahkan Kinta mampu menjadi kakak yang baik bagi beberapa peliharaan Michelle lainnya yang tinggal di rumah setelah Kinta. 

Dibalik senyum dan tawa Kinta yang membuat kehangatan di rumah, Michelle pun tak pernah berhenti bersyukur dahulu memutuskan untuk memelihara Kinta. Bagi Michelle justru ia yang seharusnya selalu tersenyum atas pertemuan mereka waktu itu, karena Kinta telah membuat kehidupan Michelle penuh kebahagiaan.