Hidup kucing liar sering kali tersisihkan, tak terkecuali dengan kucing kurus bernama JJ Swattington ini. Meski ia cukup ramah menyapa orang di sebuah taman kawasan Bronx, New York, tetap saja ia tak diinginkan. Sampai ia dibawa ke penampungan dan berada dalam daftar euthanasia karena tak ada yang mau mengadopsi JJ. Keramahan JJ pada manusia, tak bisa menyelamatkan hidupnya.

Courtesy of Hannah and Danny @jj_swattington

Namun hidup JJ tidaklah berakhir, di hari terakhir hidupnya datang Danny dan Hannah yang menjadi awal kehidupan baru bagi JJ. Yang pertama ia dapatkan adalah nama. JJ sangat bahagia. Dengan cepat ia beradaptasi di lingkungan barunya, termasuk memeluk kedua orang yang telah menyelamatkan dirinya dari kematian.

Courtesy of Hannah and Danny @jj_swattington

6 bulan kemudian, penampilan JJ berubah 180 derajat. Berat badannya naik, dari 3 kg menjadi 7.5 kg. Wajahnya yang dulu tampak tirus, kini membulat. JJ sangat lucu dan menggemaskan. Orang semakin gemas padanya karena JJ senang sekali dipeluk dan dibelai dalam pangkuan. JJ sepertinya terlahir sebagai kucing yang sangat mencintai manusia. Meski banyak orang yang sebelumnya ia temui tak ada yang peduli pada JJ.

Courtesy of Hannah and Danny @jj_swattington

Sebelum bertemu JJ, Danny dan Hannah memang sudah berencana untuk memelihara kucing senior. Pertemuan dengan JJ seakan menjawab harapan keduanya. Tapi mereka tak menyangka jika JJ yang dahulu terlihat tua, semakin hari malah terlihat seperti kucing muda. JJ sangat enerjik di usianya yang ke-10 tahun, wajahnya juga selalu penuh semangat. Mungkin benar bila selama ini orang-orang meyakini bahwa kebahagiaan bisa membuat awet muda, JJ sudah membuktikannya.

Courtesy of Hannah and Danny @jj_swattington
Courtesy of Hannah and Danny @jj_swattington