Jangan berpikir negatif dulu pada anjing pitbull campuran bernama John Doe, meski ia berada di kantor polisi tapi bukan berarti ia telah melakukan kejahatan sehingga harus berada di sana. Keberadaan John Doe di kantor polisi Kirtland, Ohio, Amerika, merupakan keinginannya sendiri.

Awalnya, kepolisian menganggap anjing yang berkeliaran di sekitar kantor polisi itu adalah anjing hilang yang tersesat. Tak ada microchip yang tersemat padanya, sehingga mereka memanggilnya John Doe-nama yang biasa diberikan pada orang yang tak diketahui namanya. Namun setelah sekian lama tak ada pula laporan kehilangan anjing, kepolisian membuat pengumuman akan John Doe. Siapa tahu ada pemilik yang kehilangan peliharaannya dan tak lapor polisi? Tetapi ternyata tak juga ada orang yang mengklaim sebagai pemilik John Doe.

 

Sementara para polisi lama kelamaan tumbuh rasa sayang terhadap John Doe, demikian pula John Doe yang tak sungkan berguling memberikan perutnya untuk dibelai. Bagi anjing, memberikan perut mereka untuk disentuh adalah tanda rasa percaya yang besar pada seseorang. Sekitar sebulan sejak kedatangan John Doe, akhirnya polisi memutuskan untuk mengadopsi John Doe dan menamainya dengan nama baru, yakni “JD”, yang sebenarnya sih singkatan dari nama John Doe juga :p

The staff at the police station slowly fell in love with the big pooch.

Maka JD kini adalah penghuni kantor polisi, tapi baginya kantor polisi bukanlah tempat seperti yang dikenal oleh kebanyakan orang. JD merasa itulah tempat yang menjadi rumahnya, dan tempat yang penuh kasih sayang dari banyak orang berseragam yang memang menyayanginya. Setiap hari JD selalu bermain dengan siapa saja yang ia inginkan, dan setiap orang yang diajaknya bermain tak pernah kuasa untuk menolak keinginan JD. Hmm.. JD pintar ya mencari rumah sekaligus pemiliknya 🙂